Sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa hampir setiap konser maupun club selalu menyajikan penampilan musik dari seorang DJ yang mampu menghibur para pengunjung dan pendengarnya. Rata rata musik yang disajikan oleh kebanyakan DJ, yaitu musik EDM (Electronic Dance Music), sehingga banyak orang yang selalu ingin menari ataupun berdansa setelah mendengaran genre musik tersebut.

Ketenaran musik EDM ini diikuti dengan popularitas DJ yang semakin tinggi. Hal ini pun membuat pekerjaan sebagai DJ banyak digandrungi para remaja selama beberapa tahun ini. Tidak hanya kalanga remaja biasa, namun para artis remaja pun ikut tertarik dengan pekerjaan tersebut.

Dan sebagian dari mereka pun dengan serius menekuni dunia DJ ini dengan mengikuti sekolah DJ. Mungkin sebagian dari kamu masih bingung dengan apa itu DJ dan apa yang sebenarnya dilakukan DJ hingga dikatakan bahwa DJ menjadi pekerjaan yang sangat popular belakangan ini? DJ atau Disc Jockey adalah seseorang yang terampil dalam me-remix lagu satu dengan lagu lainnya secara non stop dan teratur sesuai dengan teknis dan teorinya.

Bagi seorang DJ, alat DJ menjadi alat yang sangat penting yang digunakan untuk me-remix 2 lagu atau lebih, sehingga untuk menjadi seorang DJ tentunya harus memahami bagaimana cara pemilihan lagu DJ yang baik dan benar, serta kepahaman seorang DJ akan proses me-remix lagu dengan menggunakan berbagai perpaduan alat DJ itupun merupakan point penting yang harus diketahui dan tentunya dipahami bagi setiap DJ.

Mengapa hal ini sangat penting? Karena untuk menarik banyak pendengar, musik yang disajikan oleh seorang DJ tentunya harus menarik dan memberikan sentuhan sendiri bagi para penikmat musik, sehingga hal ini dapat membuat para pendengarnya menjadi ingin mendengar lagu itu lagi dan lagi. Hal inilah yang menjadi alasan bahwa keterampilan dan kepahaman seorang DJ menjadi point yang sangat penting.

Musik yang disajikan dari seorang DJ juga didukung dari alat DJ itu sendiri, dimana bagian dari alat musik DJ terdiri dari player dan bridge controller. Kecanggihan alat DJ yang dapat menghasilkan berbagai lagu-lagu yang enak didengarkan membuat ketertarikan sendiri bagi para penikmat musik. Dapat dikatakan bahwa hal tersebut menjadi salah satu faktor yang mengundang para remaja untuk ikut bergabung menjadi seorang DJ.

Beberapa tahun ini, kemunculan para DJ pemula cukup banyak. Dan sebagian dari merekapun ada yang sudah menjadi terkenal. Banyaknya minat para remaja dan orang dewasa yang ingin menjadi seorang DJ, munculah berbagai alat musik DJ untuk pemula, yang tentunya lebih simple dan mudah dipelajari bagi para pemula, dibandingkan dengan alat DJ profesional yang mungkin cukup sulit untuk dikuasai bagi pemula. Nah bagi kamu yang ingin serius berprofesi sebagai DJ atau yang hanya ingin sekedar iseng untuk me-remix lagu, simak tips dan trik dibawah ini!

Setiap orang tentu memiliki karakteristik dan sifat yang berbeda beda. Adanya perbedaan itulah yang membuat seorang DJ juga terbagi menjadi berbagai tipe DJ yang berdasarkan karakteristik dan kepribadian seseorang. Hal ini penting diketahui bagi Kamu yang baru tertarik dengan dunia DJ.

DJ Club
Setiap club pastinya memiliki reputasi, suasana dan pengunjung yang berbeda beda. Dimana biasanya DJ yang berada di Club bertugas untuk membuat para pengunjungnya ingin menari terus menerus sambil menikmati keindahan musik yang disajikan. Sehingga DJ Club ini mengharuskan untuk menyajikan musik dengan hasil remix yang dapat membuat semua orang ingin menari bersama hingga melupakan beban berat yang mungkin sedang mereka rasakan. Tipe DJ ini sangat cocok bagi kamu yang memiliki kepribadian yang ceria dan heboh, karena DJ Club ini diharuskan untuk meningkatkan energi setiap pengunjung yang hadir pada club tersebut.

Peformer (Turntablist)
Berbeda dengan DJ Club yang sangat mengutamakan untuk meningkat atmosfer pada club dan energi para pengunjung untuk menari, dimana tipe DJ performer ini lebih mengutamakan keterampilan bermusik mereka, seperti hasil remix yang mengesankan dan keharmonisan musik, serta trik trik musik yang ditampilkan yang membuat para pendengarnya menjadi ikut hanyut pada lagu tersebut.

Dimana tipe DJ performer ini biasanya tipe DJ yang paling ditunggu-tunggu oleh orang orang saat DJ tersebut tampil di suatu konser maupun festival, karena tipe DJ performer ini merupakan DJ yang sudah sangat terkenal dikalangan penikmat musik. tipe DJ ini sangat cocok bagi Kamu yang lebih mengutamakan hasil penampilan konser.

Tujuan menjadi seorang DJ (tentukan)
Banyak sekali alasan yang mungkin muncul dibenak Kamu ketika dipertemukan dengan pertanyaan apa tujuan menjadi seorang DJ. Sebagai pemula, selain memahami berbagai tipe DJ yang ada, kamu juga harus menentukan alasan utama apa yang mendukung untuk menjadi seorang DJ. Seperti yang telah diketahui, bahwa popularitas DJ yang sangat meningkat pesat membuat sebagian orang hanya ingin sekedar iseng dan tidak serius dalam ber-DJ ini.

Kebanyakan dari mereka justru hanya mengikuti trend yang sedang popular saat ini, sehingga menjadi seorang DJ bukanlah sebuah cita cita ataupun keinginan terdalam mereka. Namun, bagi Kamu yang memang menyukai cara kerja musik dan berbagai proses yang terjadi dalam me-remix berbagai lagu, menjadi DJ merupakan pilihan yang sangat baik. Dan alasan alasan tersebut dapat menjadi tujuan utama dalam berkarya dibidang musik kedepannya.

Alat DJ untuk pemula yang tepat (pilih)
Setelah memahami dan menentukan tujuan menjadi seorang Disc Jockey, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah memilih alat DJ untuk pemula yang tepat. Pemilihan alat musik DJ yang tepat merupakan salah satu faktor yang sangat penting, terutama bagi pemula. Karena biasanya justru pemula lebih memilih alat DJ yang popular dan banyak digunakan oleh para DJ yang sudah terkenal.

Tapi langkah tersebut tentunya tidak tepat, mungkin bagi seseorang yang sudah profesional hal tersebut tidaklah masalah. Namun, bagi pemula yang mungkin sama sekali belum mengetahui berbagai komponen dan fungsi tombol pada alat DJ, alat DJ profesional tidaklah direkomendasikan. Alat DJ untuk pemula lah yang cocok digunakan dan dipelajari terlebih dahulu.

Berikut adalah alat DJ untuk pemula yang cocok dipelajari :

Behringer Pro Mixer NOX101

Alat DJ untuk pemula yang pertama yang sangat direkomendasikan, yaitu Behringer Pro Mixer NOX101. Alat DJ tersebut sangatlah terkenal dikalangan para pemula. Ada beberapa alasan yang membuat alat DJ ini menjadi salah satu alat DJ untuk pemula yang cukup popular, yaitu saluran EQ-nya menampilkan filter Full-Kill, yang dimana filter ini memungkinkan Kamu untuk mengatur pita frekuensi tinggi, sedang dan rendah secara keseluruhan, serta memungkinkan untuk menggabungkan track dengan cara yang kreatif yang biasanya hanya disediakan pada mixer yang lebih mahal. Selain itu, pada alat DJ ini terdapat berbagai macam fitur yang memudahkan para pemula untuk menggunakannya.

Pioneer DDJ-SB2

Banyak DJ yang sudah terkenal yang memiliki penampilan terbaik di dunia menggunakan alat DJ Pioneer ini dan mereka pun mengakui bahwa kualitas dan suara dari Pioneer ini sangat bagus. Pioneer DDJ-SB2 ini dirilis pada pertengahan tahun 2015. Controller dengan harga yang cukup rendah ini bekerjasama dengan Serato untuk mengkombinasikan pengalaman DJ pemula untuk memahami dan meningkatkan keterampilan bermusiknya.

Pioneer DDJ-SB2 ini dilengkapi dengan fitur fitur, seperti filter fade, Serato DJ FX, manual dan auto loop, slip mode dan fungsi ­talk-over diantara banyak hal lainnya. Selain dilengkapi berbagai fitur, dek yang dimiliki alat DJ ini adalah kecil, ringan dan mudah dipindahkan, sehingga alat DJ ini dapat digunakan untuk sebuah pertunjukkan atau pesta dirumah tean dan dapat dicolokkan melalui usb pada laptop.

Nah, bagi Kamu yang masih dalam kategori pemula di dunia DJ, bisa mencoba untuk melakukan tips dan trik diatas. Pertimbangkan memilih alat DJ untuk pemula yang mudah digunakan. Semoga informasi mengenai alat musik untuk DJ pemula diatas dapat membantu kamu mewujudkan cita-cita sebagai Disc Jockey.

Kategori: Tools